Sujud Sahwi, Lupa dalam shalat pernah terjadi pada nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Sujud sahwi adalah dua sujud dalam shalat fardhu dan sunnah yang dilakukan setelah duduk tasyahhud dengan mengucapkan salam setelahnya tanpa tasyahhud lagi.

Sujud Sahwi

A. Definisi sujud sahwi:
Sujud sahwi adalah dua sujud dalam shalat fardhu dan sunnah yang dilakukan setelah duduk tasyahhud dengan mengucapkan salam setelahnya tanpa tasyahhud lagi.

B. Hikmah disyariatkannya sujud sahwi:
Allah menciptakan manusia mempunyai sifat lupa, dan setan selalu berusaha merusak shalatnya dengan lebih, atau kurang, atau ragu, dan Allah telah mensyari'atkan sujud sahwi untuk melawan setan, menambal kekurangan, dan demi mengharap ridho Allah yang Maha Pemurah.

C. Sujud sahwi Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam
Lupa dalam shalat pernah terjadi pada nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam; karena hal itu merupakan sifat kemanusiaan, oleh karena itu ketika lupa dalam shalatnya, beliau bersabda: (( … aku tidak lain hanyalah manusia seperti kalian, lupa seperti kamu lupa, apabila aku lupa maka ingatkanlah aku)) Muttafaq alaih ([1]).
_________________________
([1]) HR. Bukhari no (401), ini adalah lafadznya Muslim no (572).

D. Sebab-sebab sujud sahwi:
  1. Menambah.
  2. Mengurangi.
  3. Ragu-ragu.
E. Kondisi-kondisi Sujud sahwi ada empat:
  1. Apabila menambah perbuatan dari jenis shalat karena lupa, seperti berdiri, atau ruku', atau sujud, misalnya ia ruku' dua kali, atau berdiri di waktu ia harus duduk, atau shalat lima rakaat pada shalat yang seharusnya empat rakaat misalnya, maka ia wajib sujud sahwi karena menambah perbuatan, setelah salam, baik ingat sebelum salam atau sesudahnya.
  2. Apabila mengurangi salah satu rukun shalat, apabila ingat sebelum sampai pada rukun yang sama pada rakaat berikutnya, maka wajib kembali melakukannya, dan apabila ingat setelah sampai pada rukun yang sama pada rakaat berikutnya, maka tidak kembali, dan rakaatnya batal. Apabila ingat setelah salam, maka wajib melakukan rukun yang ditinggalkan dan seterusnya saja, dan sujud sahwi setelah salam. Jika salam sebelum cukup rakaatnya, seperti orang yang shalat tiga rakaat pada shalat yang empat rakaat, kemudian salam, lalu diingatkan, maka harus berdiri tanpa bertakbir dengan niat shalat, kemudian melakukan rakaat keempat, kemudian tahiyyat dan salam, kemudian sujud sahwi.
  3. Apabila meninggalkan salah satu wajib shalat, seperti lupa tidak tahiyat awal, maka gugur baginya tahiyyat, dan wajib sujud sahwi sebelum salam.
  4. Apabila ragu tentang jumlah rakaat, apakah baru tiga rakaat atau empat, maka menganggap yang lebih sedikit, lalu menambah satu rakaat lagi, dan sujud sahwi sebelum salam, apabila dugaannya lebih kuat pada salah satu kemungkinan, maka harus melakukan yang lebih yakin, dan sujud setelah salam.
F. Mengucapkan bacaan bukan pada tempatnya
Apabila melakukan sesuatu yang disyari'atkan bukan pada tempatnya, seperti membaca al-Qur'an di waktu ruku', atau sujud, atau membaca tahiyat di waktu berdiri, maka shalatnya tidak batal, dan tidak wajib sujud sahwi, akan tetapi dianjurkan.

G. Ketinggalan Shalat
Apabila makmum ketinggalan imam dengan satu rukun atau lebih karena ada halangan, maka harus melakukannya dan menyusul imamnya.

H. Bacaan Sujud Sahwi
Pada waktu sujud sahwi membaca dzikir dan doa yang dibaca pada waktu sujud shalat.

I. Salam sebelum menyempurnakan shalat
Apabila salam sebelum selesai shalat karena lupa, dan segera ingat, maka wajib menyempurnakan shalat lalu salam, kemudian sujud sahwi, dan jika lupa sujud sahwi kemudian salam, dan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan shalat, baik bicara dan lainnya, maka harus sujud sahwi kemudian salam.
Apabila wajib atasnya dua sujud, sebelum salam dan sesudahnya, maka sujud sebelum salam.

J. Sujud makmum mengikuti imam
Makmum sujud mengikuti imamnya, apabila makmum ketinggalan, dan imam sujud sesudah salam, jika lupanya imam terjadi ketika ia sudah ikut bersamanya, maka wajib sujud setelah salam, dan apabila lupanya imam terjadi sebelum ia ikut shalat, maka tidak wajib sujud sahwi.

_____

Daftar isi selanjutnya Shalat Jamaah
  • Fenomena shalat jamaah
  • Syariat Allah untuk berkumpul
  • Hukum shalat jamaah
  • Keistimewaan shalat jamaah di masjid
  • Masjid terbaik untuk shalat jamaah
  • Hukum perempuan keluar menuju masjid
  • Minimal jumlah jamaah shalat
  • Bila mendapati shalat sedang berlangsung
  • Bilaiqamatdikumandangkan
  • Meninggalkan shalat jamaah di masjid
  • Keistimewaan jamaah dan takbiratul ihram

Hukum Imam Shalat

  • Keistimewaan Imam Shalat
  • Hukum Mengikuti Imam
  • Orang yang lebih berhak menjadi Imam
  • Mendahulukan yang lebih berhak menjadi
  • Mendahului imam
  • Empat kondisi makmum bersama imam:
  • Kondisi makmum masbuq
  • Meringankan shalat
  • Posisi makmum
  • Posisi barisan lelaki dan perempuan di belakang imam
  • Cara meluruskan barisan
  • Kewajiban meluruskan barisan shalat antara bahu dengan bahu, mata kaki dengan mata kaki, mengisi celah yang kosong, dan mengisi barisan terdepan
  • Adzan dan imam anak kecil
  • Kondisi imam dan makmum
  • Cara makmum mengqadha (menyelesaikan) rakaat yang tertinggal
  • Shalat sendirian di belakang shaf (barisan)
  • Shalat sunnah berjamaah
  • Sunnah berjamaah dengan orang yang shalat sendirian
  • Hal-hal yang berkaitan dengan shalat berjamaah
  • Udzur tidak shalat Jumat dan berjamaah
  • Hal-hal yang melalaikan shalat
  • Imam yang terkena najis tapi tidak mengetahuinya
  • Barisan shalat terdepan
  • Orang-orang yang berhak di barisan terdepan
  • Kadar tiap gerakan shalat

Shalat Orang yang Berhalangan

  • Shalat Orang yang Sakit
  • Shalat Musafir
  • Shalat Khauf

Shalat Jumat

  • Hikmah Syariat Allah
  • Keistimewaan shalat Jumat
  • Hukum shalat Jumat
  • Waktu shalat Jumat
  • Adzan pertama dan kedua
  • Jumlah jamaah shalat Jumat
  • Shalat Jumat sebagai ganti shalat zhuhur, maka tidak boleh bagi yang telah shalat Jumat untuk shalat zhuhur lagi
  • Keistimewaan mandi dan segera shalat Jumat
  • Waktu yang dianjurkan berangkat shalat Jumat
  • Bepergian setelah adzan Jumat kedua
  • Siapa yang mendapatkan satu rakaat bersama imam, maka tinggal menambahkan satu rakaat lagi dan menyempurnakannya sebagai shalat Jumat. Jika mendapatkan kurang dari satu rakaat, maka dia meniatkan shalat zhuhur dengan shalat 4 rakaat
  • Datang shalat Jumat
  • Waktu yang dianjurkan berangkat shalat Jumat
  • Bepergian setelah adzan Jumat kedua
  • Siapa yang mendapatkan satu rakaat bersama imam, maka tinggal menambahkan satu rakaat lagi dan menyempurnakannya sebagai shalat Jumat. Jika mendapatkan kurang dari satu rakaat, maka dia meniatkan shalat zhuhur dengan shalat 4 rakaat
  • Datang shalat Jumat
  • Kadar khutbah
  • Bahasa khutbah
  • Kondisi musafir saat mendengar adzan Jumat
  • Sifat khatib
  • Sifat khutbah
  • Materi Khutbah
  • Sunnah khutbah Jumat
  • Sifat shalat Jumat
  • Shalat Jumat
  • Saat-saat terkabulnya doa
  • Qadha shalat Jumat
  • Shalat subuh di hari Jumat

Shalat Sunnah

  • Shalat Sunnah Rawatib
  • Definisi Shalat Rawatib
  • Macam-macam Shalat Sunnah
  • Rawatib Muakkad ada 12 rakaat
  • Rawatib bukan muakkad
  • Shalat Sunnah mutlak disyariatkan pada waktu malam dan siang, 2 rakaat-2 rakaat, dan shalat sunnah terbaik adalah shalat Tahajud
  • Shalat Sunnah Rawatib yang ditekankan
  • Shalat sunnah dengan duduk bukan karena udzur, baginya 1/2 pahala shalat orang yang berdiri
  • Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam selalu menjaga 2 rakaat subuh, witir, dan Tahajud, baik dalam keadaan muqim maupun safar
  • Menqqadha Shalat rawatib
  • Shalat 2 rakaat dengan niat Tahiyatul masjid, sunnah wudhu, rawatib zhuhur
  • Pindah posisi Shalat atau dengan ucapan
  • Terbaik Shalat dilakukan di rumah, kecuali shalat wajib
  • Dibolehkan shalat sunnah dengan duduk
  • Shalat sunnah dengan duduk bukan karena udzur, baginya 1/2 pahala shalat orang yang berdiri

Tahajud

  • Qiyamullail : Termasuk shalat sunnah mutlak yang muakkad ( ditekankan )
  • Keistimewaan Qiyamullail
  • Malam hari waktu terkabulnya doa
  • Disunnahkan seorang muslim tidur dalam kondisi suci
  • Disunnahkan segera tidur setelah Isya agar dapat bangun shalat malam dalam kondisi segar
  • Bersemangat melakukan qiyamullail dan tidak meninggalkannya
  • Jumlah rakaat shalat Tahajud
  • Waktu terbaik untuk shalat malam
  • Sifat shalat Tahajud
  • shalat 2 rakaat 2 rakaat
  • 4 rakaat dengan 1 salam
  • Dianjurkan shalat Tahajud dengan rakaat-rakaat yang dikenal ... 7, 9, 11 ...
  • Shalat Tahajud di rumah ... membangunkan keluarga ... memanjangkan sujud ...
  • Menutup shalat Tahajud dengan shalat Witir

Shalat Witir

  • Shalat Witir merupakan sunnah muakkadah
  • Waktu shalat witir
  • Sifat shalat witir
  • Sifat doa qunut dalam witir
  • Mengqadha shalat witir
Shalat Tarawih

Shalat Hari Raya

Shalat Kusuf dan Khusuf (Gerhana Matahari dan Bulan)

Shalat Istisqa' (Minta Hujan)

Shalat Dhuha
  • Waktu shalat Dhuha:
  • Keistimewaan Shalat Dhuha:
  • Hukum dan jumlah rakaat shalat Dhuha

Definisi Shalat Istikharah

Hukum dan cara pelaksanaan Shalat Istikharah
Sifat Shalat Istikharah

Sujud Tilawah

Sujud Syukur

Waktu-waktu terlarang